RZNEWS– Lembaga Adat Melayu (LAMR) Kota Dumai angkat bicara terkait ramai isu adanya petinggi LAMR terlibat dalam usaha pertambangan Galian C dengan membawa nama dan kewenangan lembaga.
Sekretaris Lembaga Adat Melayu Kota Dumai Januarizal menyampaikan bahwa LAMR Kota Dumai tidak ada terlibat atau membekingi usaha terkait Galian C yang ada di Dumai, dan sangat menyayangkan informasi kabar tersebut.
“Pengurus bergabung di LAMR Dumai ini kebanyakan pengusaha yang sebelumnya sudah bergerak di bidang usaha masing-masing, dan mereka tidak menggunakan nama lembaga dalam menjalankan bisnis,” kata Januarizal kepada wartawan, di Gedung LAMR Dumai Jalan Putri Tujuh Kelurahan Teluk Binjai Kecamatan Dumai Timur, Jumat (30/1).
Datuk Januarizal ini juga sangat berterimakasih kepada warga Kota Dumai yang sudah peduli dan turut serta dalam menjaga nama baik serta marwah lembaga agar tidak terseret seret dalam kepentingan seseorang atau kelompok lain.
Dia berharap isu tersebut tidak mencederai nama baik LAMR Dumai yang selama ini berkomitmen menjaga keharmonisan masyarakat, adat istiadat, serta mendukung pembangunan daerah sesuai aturan.
“Mari kita jaga marwah lembaga adat, jangan sampai kepentingan pribadi merusak kepercayaan masyarakat, dan saya juga sangat berterimakasih kepada warga Dumai yang sudah peduli,” sebut Januarizal. rz












