RZNEWS – Aktivis pendidikan Erwin Sitompul mendesak Plt Gubernur Riau SF Hariyanto agar mengevaluasi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Erisman terkait pernyataan beberapa waktu lalu menyebut Erwin sebagai provokator.
Akibat pernyataan tersebut kemudian memicu kritik dari kalangan pemerhati pendidikan karena dinilai tidak mencerminkan sikap bijak seorang pejabat publik dalam merespons aspirasi masyarakat.
Erwin menegaskan bahwa langkah yang ia lakukan semata-mata merupakan bentuk advokasi terhadap hak-hak guru, khususnya guru bantu provinsi yang hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun lalu belum menerima pembayaran gaji.
“Saya hanya memperjuangkan hak guru bantu yang belum dibayarkan. Itu bukan provokasi, melainkan bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan,” ujar Erwin kepada pers baru ini.
Isu ini kemudian berkembang menjadi sorotan publik yang lebih luas, terutama terkait tata kelola dan kepemimpinan di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Riau.
Sejumlah pihak menilai, polemik tersebut seharusnya menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh demi menjaga profesionalisme dan kondusivitas sektor pendidikan.
Erwin juga menyampaikan harapan kepada Gubernur SF Hariyanto untuk segera mengambil langkah strategis melalui evaluasi jabatan di tubuh Dinas Pendidikan.
“Diharap Plt Gubernur Riau dapat segera mengevaluasi kadis pendidikan Riau apabila melakukan mutasi dan pelantikan, karena lebih cepat lebih baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, berdasarkan pengetahuannya, pengangkatan Kepala Dinas Pendidikan saat ini tidak melalui proses assessment sebagaimana lazimnya, melainkan sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) selama enam bulan sebelum kemudian dilantik oleh gubernur yang saat ini nonaktif.
“Sebelumnya juga menjabat sebagai Kepala Dinas Dispora Provinsi Riau,” tambahnya.
Erwin turut mengusulkan agar dilakukan penataan ulang di jajaran internal, termasuk pada posisi Sekretaris Dinas Pendidikan.
“Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Riau juga diharapkan dapat dilakukan pergantian, agar dunia pendidikan di Provinsi Riau semakin solid dan berjalan sesuai koridor yang diharapkan, demi kemajuan pendidikan yang lebih baik, maju, dan berjaya,” katanya. ris












