RZNEWS – Walikota Dumai Haji Paisal mengumumkan stan pameran atau booth Pertamina Hulu Rokan sebagai yang terbaik dalam ajang Dumai Expo 2026.
Ditemani istri sekaligus Ketua PKK Dumai Hj Leni Ramaini, Wako Paisal menjelaskan alasan keterpilihan booth PHR karena dinilai memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda tentang bisnis hulu migas.
Diakui walikota dua periode ini, saat mengunjungi stan PHR di Dumai Expo melihat langsung paparan visual mengenai industri hulu migas hingga kontribusi perusahaan lewat program tanggung jawab sosial dan lingkungan.
“Kami apresiasi stan PHR yang edukatif ini, ada produk UMKM binaan PHR dari Dumai juga,” kata Walikota Paisal dalam seremoni Penutupan Dumai Expo 2026, pada Minggu (3/5) semalam.
Pada helatan ini, PHR juga diberikan penghargaan oleh Walikota Dumai H Paisal sebagai salah satu sponsor utama dalam pagelaran bersempena Hari Jadi Kota Dumai ke 27 tahun ini.
Dumai Expo 2026 merupakan ajang pameran tahunan digelar Pemko Dumai berlangsung dari 25 April – 3 Mei 2026 dengan fokus pada promosi potensi daerah, kuliner, budaya, dan penguatan UMKM dengan ratusan peserta pameran sebagai penggerak ekonomi lokal.
Corporate Secretary PHR Eviyanti Rofraida menjelaskan bahwa stan PHR dirancang melampaui sekadar ruang pameran, tapi juga menjelma menjadi laboratorium edukasi.
“Sejak dibuka pada Senin 27 April 2026, gelombang siswa menengah atas terus memadati area ini dan bersemangat menggali informasi tentang proses eksplorasi dan produksi,” kata Eviyanti.
Agenda di stan PHR tidak berhenti pada edukasi energi saja. Sebagai bentuk komitmen dalam melestarikan kearifan lokal yang bersanding harmonis dengan industri modern, PHR menggelar demonstrasi membatik dari kelompok binaan Pembatik di PKK Kota Dumai pada 2 Mei 2026.
Perpaduan antara teknologi hulu migas yang canggih dengan kelembutan seni membatik ini menjadi simbol bahwa PHR tumbuh bersama masyarakat dan budaya Riau.
“Melalui pendekatan yang edukatif dan interaktif ini, PHR tidak hanya sedang memamerkan keberhasilan operasional, tetapi juga sedang menanam benih harapan dan kebanggaan di hati setiap pengunjung yang hadir di Dumai Expo 2026,” ujar Evi lagi.
Testimoni dua pelajar menengah atas, Aufa dan Hisyam, mereka mengaku sangat tertarik tentang pengeboran migas dari perut bumi Riau.
Bagi mereka, industri hulu migas yang selama ini hanya terdengar sebagai deru mesin di kejauhan, kini tersaji nyata di depan mata melalui paparan komunikatif para narasumber PT PHR dan SKK Migas.
Seorang guru dari SMAN I Dumai Muhamad Arsyad menyebut bahwa pengalaman langsung seperti ini memberikan perspektif yang jauh lebih kaya dibandingkan sekadar teori di bangku sekolah.
Menurutnya, kegiatan ini secara nyata menambah wawasan para siswa mengenai bagaimana PHR beroperasi secara profesional dan berkelanjutan.
“Pengetahuan baru tentang industri migas ini diharapkan mampu memantik cita-cita para putra daerah untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktor utama dalam menjaga ketahanan energi nasional di masa depan,” kata Arsyad. rz












