RZNEWS – Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan terus memperkuat komitmen menjaga kelestarian lingkungan dengan program penanaman pohon penghijauan di kawasan Pelabuhan Navigasi Jalan Muslim Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai Dumai, Jumat (5/6).
Kegiatan penanaman 200 pohon jenis Belukap, Tumu 400 dan Nenggadai 400 ini melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, komunitas lingkungan, hingga masyarakat sebagai bentuk kolaborasi nyata dalam menjaga ekosistem pesisir dan mencegah dampak perubahan iklim.
Kapolda Riau Irjen Pol Dr Herry Heryawan menegaskan bahwa tugas Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Provinsi Riau, termasuk Kota Dumai, menghadapi tantangan nyata seperti kebakaran hutan dan lahan, abrasi pantai, banjir rob hingga persoalan kualitas udara. Program Polri Peduli Lingkungan adalah jawaban kita. Satu pohon yang ditanam hari ini merupakan benteng oksigen, penahan abrasi, sekaligus warisan bagi generasi mendatang,” tegas Kapolda.
Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran Polres di bawah Polda Riau agar menjadikan penghijauan sebagai gerakan yang berkelanjutan dan bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Libatkan pelajar, komunitas dan dunia usaha. Tanam, rawat dan laporkan perkembangannya.
Menjaga Riau adalah tanggung jawab kita bersama,” demikian Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan.
Wakil Walikota Dumai Sugiyarto menyampaikan apresiasi atas kepedulian Polda Riau terhadap lingkungan hidup di Kota Dumai.
“Ini merupakan contoh kolaborasi yang baik. Polri menjaga keamanan, pemerintah daerah bersama masyarakat menjaga lingkungan. Jika ini terus dilakukan, saya yakin kualitas udara Dumai akan semakin baik, abrasi dapat kita tekan, dan kota ini akan semakin nyaman untuk ditinggali,” ujarnya.
Ia berharap gerakan penghijauan tersebut dapat menjadi agenda berkelanjutan dan diperluas ke seluruh kecamatan di Kota Dumai.
Sementara itu, pendiri tumbuh institut, Robertus Robert yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menilai penanaman pohon merupakan bentuk nyata kecintaan terhadap daerah dan investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.
“Menanam pohon adalah aktivisme paling damai, paling murah, namun dampaknya paling panjang. Jika hari ini kita menanam seribu pohon, maka sesungguhnya kita sedang menulis surat cinta untuk Dumai 20 tahun ke depan,” ungkapnya.
Usai rangkaian sambutan dan doa bersama, seluruh peserta melakukan penanaman bibit mangrove di kawasan pesisir Pelabuhan Navigasi.
Penanaman mangrove ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem pantai, menahan abrasi, sekaligus menjadi langkah konkret dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.
Melalui gerakan penghijauan ini, Polda Riau bersama Polres Dumai menunjukkan bahwa menjaga lingkungan hidup merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat dan investasi berharga bagi masa depan Bumi Lancang Kuning.
Turut hadir dalam kegiatan itu Walikota Dumai Paisal, Kapolres Dumai AKBP Angga F. Herlambang, jajaran pejabat utama Polda Riau, Forkopimda, perwakilan TNI, Bea Cukai, Pelindo, Distrik Navigasi, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pemerhati lingkungan. rz












