RZNEWS – Seorang ibu rumah tangga Anisa tak kuasa menahan haru karena sejak terlibat sebagai pelaku UMKM Kantin kegiatan TA Pertamina Kilang Dumai pendapatan dari Rp30 ribu kini bisa mencapai Rp3 juta perhari.
Anisa mengungkapkan apresiasinya atas dukungan dan bantuan diberikan Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai karena keterlibatan dalam perkantinan TA ini telah membantu menggerakan perekonomian keluarganya.
Pendapatan Rp30 ribu di awal, lanjutnya, dengan dukungan strategi promosi penjualan oleh tim CSR Kilang Pertamina Dumai secara perlahan pendapatannya meningkat hingga mencapai Rp 3 juta lebih perhari.
“Terimakasih kepada Pertamina yang sudah bisa membantu kami melalui UMKM. Kami sangat terharu karena istilahnya agak susah ekonomi, tapi dengan adanya ini agak terbantu karena suami sudah tak bekerja,” ungkapnya.
Dia menyebut bahwa hasil dari penjualan selama di Kantin TA akan djgunakan kembali sebagai modal untuk membuka kedai harian dirumah menjual kebutuhan harian seperti sayur-mayur dan ikan segar.
Senada dengan Anisa, pelaku UMKM lainnya juga menyampaikan apresiasi atas dukungan diberikan Kilang Pertamina Dumai bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Dumai melalui penyediaan sarana Kantin TA serta ruang promosi bagi produk-produk UMKM lokal dan berharap agar pelaku UMKM lokal didumai dapat terus tumbuh dan berkembang maju.
Kegiatan pemeliharaan kilang berskala besar atau Turn Around Mayor 2026 PT Pertamina Patra Niaga Refinery Kilang Dumai selain momen strategis menjaga keandalan operasi kilang juga turut berdampak baik dalam menggerakkan ekonomi warga setempat.
Kehadiran belasan ribu tenaga kerja TA turut berkontribusi menggerakan roda perekonomian Dumai dari berbagai sektor, mulai dari penginapan, transportasi, laundry, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
Selama 42 hari pelaksanaan TA, Kilang Pertamina Dumai juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM lokal melalui penyediaan kantin pekerja untuk memudahkan konsumsi harian pekerja TA dengan lokasi di area parkir Kantor Kuning Kilang Dumai di Jalan Raya Kilang Minyak Putri Tujuh.
Sebanyak 14 UMKM lokal turut menyemarakkan Kantin TA Mayor 2026 yang disediakan oleh Kilang Pertamina Dumai.
Beragam pilihan makanan dan minuman disediakan pelaku UMKM, mulai dari menu sarapan, makan siang, hingga makan malam selama pelaksanaan TA Kilang Pertamina Dumai berlangsung.
Dari data yang tercatat selama periode 2 Mei hingga 6 Juni 2026, para pelaku UMKM yang terlibat dalam Kantin TA berhasil membukukan total transaksi lebih dari Rp167 juta.
Capaian tersebut menunjukkan tingginya aktivitas ekonomi yang tercipta melalui pelaksanaan TA Mayor sekaligus menjadi peluang peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha lokal.
Area Manager Communication, Relation & CSR PT PPN RU II Dumai Tengku Muhammad Rum mengatakan penyediaan sarana kantin TA merupakan upaya perusahaan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan konsumsi pekerja TA dengan baik dan efisien secara waktu, sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar.
“Melalui penyediaan kantin ini, kami ingin memberikan kesempatan bagi UMKM membuka akses pasar sekaligus mendongkrak pendapatan mereka, termasuk pemberian voucher penukaran makan gratis kepada pekerja agar kantin lebih diminati,” ujar Muhammad Rum.
Selain dirasakan pelaku UMKM, dampak ekonomi dari pelaksanaan TA juga turut dirasakan para pedagang musiman berjualan di sepanjang kawasan sekitar kilang dan wilayah Dumai sekitarnya.
Dampak ekonomi juga turut dirasakan para pelaku usaha di sektor jasa, seperti penyewaan transportasi dan perhotelan, dibuktikan dengan meningkatnya hunian hotel, rumah sewa, hingga kos-kosan di Dumai.
Hal ini menandai meningkatnya aktivitas ekonomi tumbuh di Kota Dumai selama periode TA Mayor Kilang Pertamina Dumai berlangsung.
“Kami harap dengan TA ini tidak hanya mendukung rantai pasok energi, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan peluang usaha bagi masyarakat,” sebutnya.
Rum juga menyampaikan permohonan doa dan dukungan dari masyarakat agar kilang terus beroperasi andal, aman, dan lancar dalam memenuhi kebutuhan energi sekaligus memberikan kontribusi berkelanjutan bagi masyakarat dan pembangunan. rz












