RZNEWS – Dinas Ketahanan Pangan Kota Dumai mendata potensi pertanian dan peternakan dengan ribuan hektare lahan siap digunakan untuk mendukung program swasembada pangan nasional.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dumai Elywarti mengatakan bahwa data potensi pertanian dan peternakan terus menunjukkan perkembangan positif.
Hal ini terlihat dari luasan lahan tanaman pangan hortikultura, urban farming, perkebunan hingga sektor peternakan yang mampu menopang kebutuhan pangan masyarakat secara berkelanjutan.
“Pemko Dumai terus mendorong pemanfaatan lahan produktif, pekarangan pangan lestari serta pengembangan pertanian perkotaan sebagai strategi menghadapi tantangan ketersediaan pangan ke depan,” kata Ely warti kepada wartawan.
Program swasembada pangan juga menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah, TNI Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan sebagai bagian dari ketahanan nasional.
Kota Dumai optimistis dapat terus meningkatkan kemandirian pangan serta berkontribusi nyata dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
Potensi tanaman pangan di Dumai ialah, padi sawah 445 ha, padi ladang 326 ha, ubi 90 kg, jagung 38 ha, keladi 25 ha dan kacang tanah 0,5 hektare.
Kemudian, untuk potensi hortikultura, nenas 81 ha, cabai merah 62 ha, semangka 56 ha, sayuran buah 36 ha dan durian 25 hektare.
Selanjutnya, potensi lahan urban farming yaitu Tanbulampot 445 pot, Hidroponik 194 unit dan Pekarangan Pangan Lestari 3,1 hektare serta ditambah lahan perkebunan teh rakyat seluas 1,8 ha.
Adapun potensi lahan peternakan adalah, ayam broiler 205 ribu ekor, sapi 4.983 ekor, itik 2.949 ekor, kambing 2.613 ekor dan ayam kampung 1.497 ekor serta domba 220 ekor.
Kegiatan panen raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden Prabowo secara daring melalui Zoom Meeting pada Rabu (7/1) pagi juga diikuti Pemko Dumai.
Sejumlah pejabat Dumai hadir, diantaranya Wakil Walikota Sugiyarto, Kapolres AKBP Angga F Herlambang dan Komandan Kodim 0320 Dumai Letkol Arm Herman Santoso.
Panen Raya dan pengumuman swasembada pangan ini menjadi bagian dari agenda nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subiyanto sebagai bentuk apresiasi terhadap daerah-daerah yang dinilai mampu menjaga ketahanan dan kemandirian pangan di tengah berbagai tantangan.
Capaian swasembada pangan ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, petani, kelompok tani serta dukungan lintas sektor. rz












