Dumai  

Walikota Dumai imbau kewaspadaan hadapi bencana dan cuaca ekstrem

RZNEWS – Walikota Dumai Haji Paisal mengeluarkan imbauan terkait kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem.

Diketahui bahwa bencana hidrometeorologi adalah bencana yang diakibatkan oleh aktivitas cuaca seperti siklus hidrologi, curah hujan, temperatur, angin dan kelembapan.

Bentuk bencana hidrometeorologi berupa kekeringan, banjir, badai, kebakaran hutan, longsor, angin puyuh, gelombang dingin, hingga gelombang panas.

Imbauan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 48 Tahun 2025 dan ditandatangani Walikota Dumai Paisal pada Senin 24 November 2025 menindaklanjuti surat Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terkait peningkatan kesiapsiagaan bencana di berbagai daerah.

Dalam SE tersebut, Wako Paisal menyampaikan imbauan kepada pimpinan perangkat daerah, lurah, dunia usaha, lembaga pendidikan, akademisi, hingga masyarakat Dumai.

Tujuan agar dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana seperti banjir, banjir rob, angin kencang, dan gelombang tinggi, seiring prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG.

Melalui SE tersebut, Walikota Paisal menegaskan sejumlah langkah strategis yang harus dilakukan berbagai pihak.

Diantaranya, meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, menggelar apel kesiapsiagaan melibatkan unsur pimpinan daerah, instansi vertikal, relawan kebencanaan dan masyarakat.

Kemudian, melaksanakan pembersihan lingkungan, termasuk drainase, baik secara mandiri maupun gotong royong, menghindari berada di bawah pohon-pohon besar saat terjadi angin kencang.

Selanjutnya, mewaspadai aktivitas transportasi laut dan sungai dengan memperhatikan informasi kondisi cuaca, menunda penangkapan ikan secara tradisional hingga gelombang tinggi mereda.

Melakukan pemetaan dan deteksi dini terhadap potensi ancaman, risiko, dan kerentanan bencana, termasuk menentukan jalur evakuasi serta titik kumpul. Meningkatkan komunikasi, informasi, dan edukasi antar instansi pemerintah, relawan, dan masyarakat.

Terakhir, memastikan ketersediaan sarana dan prasarana penanggulangan bencana, seperti posko darurat dan alat komunikasi.

“Dalam SE ini juga disediakan kontak darurat apabila terjadi situasi yang membutuhkan pertolongan dan evakuasi,” kata Walikota Paisal, Selasa (25/11).

Masyarakat dapat menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai melalui Contact Person 0823 8778 2809 atau Kabid Kedaruratan dan Logistik. rz