RZNEWS – Peningkatan Jalan Diponegoro atau Sukajadi Kota Dumai satu jalur sudah berjalan meski sedikit menimbulkan ketidaknyamanan warga setempat dan pengendara dengan dampak pekerjaan, seperti debu dan pengalihan arus.
Pemantauan, perbaikan jalan utama perkotaan ini bersamaan juga dengan kegiatan proyek pemasangan pipa air minum perusahaan daerah Pemko Dumai, sehingga kondisi di lapangan terlihat sembrawutan dengan banyaknya material bangunan, alat berat terletak di sepanjang jalan tersebut.
Terkait seperti apa rencana fisik proyek jalan ini dan berapa menelan anggaran daerah belum diketahui, sebab tidak diumumkan di platform digital layanan pengadaan secara elektronik atau LPSE barang dan jasa pemerintah.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan dari Dinas Pekerjaan Umum Dumai Herwanto menjelaskan bahwa pekerjaan jalan ini dirancang merupakan semenisasi beton bertulang dengan IV section.
Keseluruhan pekerjaan jalan ini nantinya yang akan diperbaiki sepanjang lebih 500 meter dengan ketebalan mulai dari 15 hingga 20 cm.
Ditambahkan, proyek jalan ini dimenangkan oleh CV Punama Mandiri Lestari dengan pembiayaan anggaran sebesar Rp2,9 miliar bersumber keuangan daerah.
“Untuk progres saat ini lebih kurang 10,6 persen dan ditarget selesai bulan Desember nanti dengan harapan tidak ada kendala di lapangan,” kata Herwanto baru ini.
Disamping itu, dia juga menjelaskan terkait proyek penanaman pipa air minum Perusda Dumai bahwa pekerjaan pembangunan jalan akan diselesaikan setelah menunggu pemasangan pipa rampung.
“Proyek jalan akan diselesaikan dengan menunggu pekerjaan pipa rampung terlebih dahulu,” sebut Herwanto.
Pengerjaan peningkatan jalan ini dilakukan untuk mengatasi persoalan jalan yang kerap terendam banjir, baik akibat hujan maupun banjir rob, dan juga sesuai instruksi Walikota Dumai Paisal agar aktivitas masyarakat tidak terhalang akibat banjir.
Pemerintah Dumai menyadari dampak dari pekerjaan ini menyebabkan ketidaknyamanan warga dalam aktivitas sehari hari, misalnya debu dan penutupan serta pengalihan jalan.
Karena itu, kepada masyarakat diimbau untuk memaklumi kondisi dan bersabar serta mematuhi pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi proyek demi keselamatan bersama dan proyek bisa terlaksana tepat waktu. rz












