Komitmen Polres Dumai berantas narkoba dengan ungkap 270 kasus sepanjang 2024 hingga 2026

RZNEWS – Polres Dumai pertegas komitmen pemberantasan narkotika dengan penindakan sepanjang periode 2024 hingga Mei 2026 Satresnarkoba Polres Dumai sebanyak 270 kasus narkoba dengan 365 tersangka.

Hal ini disampaikan Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang diwakili Waka Polres Kompol Rahmat Syah dalam kegiatan revitalisasi kampung tangguh anti narkoba dan pelantikan Duta Anti Narkoba serta Deklarasi Kampung Tangguh Tahun 2026.

Kegiatan berlangsung di Jalan Cendrawasih Kelurahan Laksamana Kecamatan Dumai Kota, Senin (18/5) ini turut dihadiri Wadir Intelkam Polda Riau AKBP Pangucap Priyono Soegito, Ketua DPRD Dumai Agus Miswandi, Asisten I Pemko Dumai Muhammad Yunus, Kepala BNN Dumai AKBP Sasli Rais dan unsur Forkopimda serta tokoh masyarakat lainnya.

Dilanjutkan Kompol Rahmat bahwa pengungkapan kasus narkotika oleh Satuan Resnarkoba ini turut menyita barang bukti terdiri dari 63.895,75 gram sabu, 4.926,25 butir ekstasi, 1.975,02 gram ganja dan 24 pcs Happy Five.

Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang diwakili Waka Polres Kompol Rahmat Syah menyebut bahwa revitalisasi kampung tangguh anti narkoba merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat dalam menghadapi ancaman narkoba.

“Kampung tangguh anti narkoba harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh masyarakat agar lingkungan tempat tinggal kita benar-benar terlindungi dari bahaya narkotika,” kata Kompol Rahmat Syah.

Ditambahkan, Polres Dumai juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari RT, tokoh agama, kader anti narkoba hingga generasi muda untuk terus bersinergi bersama TNI, Polri dan pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat.

Sementara, Kepala BNN Dumai AKBP Sasli Rais menilai revitalisasi kampung tangguh anti narkoba menjadi salah satu program penting dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba.

Kemudian, pelantikan Duta Anti Narkoba diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang aktif memberikan edukasi dan menjadi pelopor gerakan anti narkoba di tengah masyarakat.

“Duta Anti Narkoba memiliki peran penting dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kalangan muda agar menjauhi penyalahgunaan narkotika,” kata AKBP Sasli Rais.

Asisten I Pemerintahan dan Kemasyarakatan Kota Dumai Muhammad Yunus juga menyampaikan dukungan penuh pemerintah terhadap program pencegahan dan pemberantasan narkoba melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat.

Selain pelantikan Duta Anti Narkoba, kegiatan juga diisi dengan pembacaan deklarasi anti narkoba, penandatanganan komitmen bersama, penyerahan bibit pohon, hingga pembagian bantuan sembako kepada masyarakat sekitar.

Revitalisasi kampung tangguh anti narkoba diharapkan menjadi penguat semangat masyarakat Dumai dalam melawan peredaran narkotika secara bersama-sama. rz